You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Aplikasi alpukat dukcapil ist
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Dinas Dukcapil Luncurkan Versi Terbaru Alpukat Betawi

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta meluncurkan kembali Alpukat Betawi versi 2.0 pada 20 Mei 2026. Kehadiran versi terbaru ini tentu semakin memudahkan warga Jakarta dalam mengakses layananan Administrasi Kependudukan (Adminduk).

"untuk memudahkan warga Jakarta,"

Alpukat Betawi adalah aplikasi andalan Dinas Dukcapil DKI Jakarta sejak tahun 2019 sebagai respons dalam menjawab kebutuhan warga Jakarta dengan aktivitas tinggi yang membutuhkan layanan dalam genggaman.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto mengatakan, pihaknya melakukan perbaikan, pembaharuan dan pengembangan aplikasi agar lebih cepat, praktis dan nyaman bagi warga Jakarta.

Dinas Dukcapil DKI Catat Penduduk Pindah dari Jakarta Meningkat

Upaya ini dilakukan seiring dinamika di lapangan dan ekspektasi warga yang terus meningkat terkait performa sistem, kendala teknis maupun kecepatan dalam memproses permohonan.

Ia menyampaikan, aplikasi ini memiliki banyak fitur baru, yaitu verifikasi KYC (Know Your Customer), fitur ingat saya untuk menyimpan NIK pemohon, fitur login biometrik untuk keamanan data pemohon, fitur cetak KTP-el milik pemohon yang dapat dilayani antar, serta login melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD).

“Capaian aktivasi IKD warga DKI Jakarta telah mencapai 35.93 persen atau melampaui target nasional 30 persen yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri RI. Oleh karena itu dalam versi baru Alpukat Betawi, kami mendesain fitur login SSO dengan IKD untuk memudahkan warga Jakarta,” ujar Denny Wahyu, Kamis (21/5).

Kepala Unit Pengelola Teknologi Informasi dan Teknologi Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Hari Wibowo menjelaskan, layanan yang tersedia di Alpukat Betawi saat ini meliputi pencetakan KTP-el, pencetakan Kartu Keluarga (KK), pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), serta akta kelahiran bagi penduduk yang belum maupun yang sudah memiliki NIK.

Apabila masyarakat memerlukan bantuan teknis, tersedia layanan contact center melalui WA Jawara 0812-120-120-31 atau call center 1500-031 yang dapat dihubungi melalui fitur bantuan pada aplikasi.

Ia mengatakan, Alpukat Betawi diperuntukkan bagi penduduk pemilik KTP-el DKI Jakarta. Sementara itu, bagi penduduk luar DKI Jakarta yang memerlukan layanan administrasi kependudukan di wilayah DKI Jakarta, seperti pindah datang atau pencetakan KTP-el, serta penduduk DKI Jakarta yang masuk dalam penataan kependudukan sesuai domisili, pelayanan tetap dapat diakses melalui loket layanan Dukcapil sesuai ketentuan yang berlaku.

“Setelah data pemohon diverifikasi dan terdaftar sebagai penduduk DKI Jakarta, pemohon dapat melanjutkan akses layanan melalui aplikasi Alpukat Betawi,” katanya.

Hari menyampaikan, tercatat sebanyaK 345 akun telah mendaftar pada hari pertama peluncuran. Setelah membuat akun, pemohon dapat mengajukan permohonan dengan mengunggah dokumen atau berkas pendukung dalam waktu maksimal tiga hari.

“Bila lebih dari batas waktu tersebut, maka permohonan warga akan reset secara otomatis atau pemohon harus melakukan pengajuan ulang,” ucapnya.

Selain meningkatkan kualitas layanan daring melalui pengembangan Alpukat Betawi, Dinas Dukcapil DKI Jakarta juga menambah jam layanan untuk mempermudah warga Jakarta dalam mengakses layanan adminduk, yaitu layanan Jumat Petang (pukul 16.30-19.30) yang dibuka minggu kedua setiap bulannya.

Layanan SAPA (Sabtu Pelayanan Adminduk) pada minggu tertentu di setiap kota/kabupaten administrasi, layanan jemput bola di sekolah, permukiman warga dan perkantoran. Informasi lebih lanjut dapat mengunjungi kanal resmi informasi, media sosial resmi Dukcapil @dukcapiljakarta, dan situs web di alamat https://kependudukancapil.jakarta.go.id.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6093 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2525 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2175 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1766 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1710 personNurito